Report of the President Commissioner
Tahun 2025 masih diwarnai dinamika ekonomi dan industri yang penuh tantangan. Pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan melambat menjadi 3,2% di tengah ketidakpastian akibat perang dagang, gejolak geopolitik, dan pengetatan kebijakan keuangan di sejumlah negara. Kawasan ASEAN tumbuh solid di atas 4,0%. Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat 5,39% (YoY), didukung penguatan permintaan domestik dan kinerja ekspor, dengan sektor konstruksi tumbuh 3,81%. Di industri semen, volume produksi nasional turun 4,5% dan penjualan semen domestik turun 1,5% akibat pelemahan daya beli masyarakat, cuaca ekstrem, dan perlambatan proyek infrastruktur. Di sisi lain, penjualan semen ke pasar ekspor meningkat sekitar 32,2% (YoY), dari 0,99 juta ton menjadi 1,32 juta ton.
Dewan Komisaris sangat memahami kondisi pasar semen domestik yang masih dipenuhi beberapa tantangan. Kami mengapresiasi upaya Direksi yang berhasil menjaga pertumbuhan berkelanjutan, terlihat dari tren kinerja yang positif baik secara operasional maupun finansial yang merupakan hasil kerja keras Direksi dan seluruh tim. Perseroan terus berupaya menciptakan pola operasional yang efektif dan efisien, menerapkan berbagai inovasi untuk meningkatkan keunggulan operasional di setiap aspek kegiatan operasionalnya.

Kinerja 2025
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menilai Direksi telah menjalankan operasi selaras dengan rencana usaha, kebijakan strategis Perseroan, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perseroan membukukan total pendapatan sebesar Rp10,74 triliun, yang terdiri dari pendapatan segmen semen dan terak sebesar Rp9,72 triliun, segmen beton dan agregat sebesar Rp976,81 miliar, serta jasa konstruksi sebesar Rp36,79 miliar. Segmen semen dan terak memberikan kontribusi terbesar, yakni 90,5% dari total pendapatan. Perseroan juga mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp658,74 miliar, total aset Rp20,38 triliun, liabilitas Rp7,17 triliun, dan ekuitas Rp13,20 triliun. Dewan Komisaris memandang capaian operasional tetap positif di tengah kondisi industri yang belum stabil, meskipun masih terdapat tantangan untuk mendorong kinerja keuangan kembali bertumbuh dengan baik.
Dari sisi keberlanjutan, Pabrik Lhoknga, Pabrik Cilacap, dan Pabrik Tuban memperoleh PROPER Hijau atas kinerja keberlanjutan sepanjang 2025. Pabrik Tuban juga menerima Anugerah Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sementara PT Solusi Bangun Andalas meraih peringkat 1st Runner Up ASEAN Mineral Awards. Dewan Komisaris berharap berbagai capaian tersebut dapat terus ditingkatkan untuk memperkuat masa depan berkelanjutan Solusi Bangun Indonesia.
Pengawasan dalam Perumusan dan Implementasi Strategi Perusahaan
The Board of Commissioners appreciates the Board of Directors' commitment to maintaining quality operations and implementing sustainable mining practices. In 2024, the Company received the Good Mining Practice award from the Ministry of Energy and Mineral Resources for its three plants in Narogong (West Java), Lhoknga (Aceh), and Tuban (East Java). The Company's consistency in conducting business based on sustainability principles was once again recognized with PROPER awards from the Ministry of Environment (KLH). Two Gold PROPER awards were received by the Cilacap Plant and the Lhoknga Plant, respectively, and one Green PROPER award was received by the Tuban Plant. The achievement of Gold and Green PROPER awards is a recognition of the Company's concrete efforts in implementing sustainability principles that go beyond regulatory compliance, by bringing benefits to the environment and empowering communities in the areas surrounding the Company's operations. The Gold PROPER award won by the Cilacap Plant is the eighth Gold PROPER award for the Cilacap Plant, thanks to its innovation in managing waste into environmentally friendly alternative fuels.
Prospects and Innovations in Facing Business Challenges 2025
Dewan Komisaris melihat masih terdapat peluang pertumbuhan yang perlu dioptimalkan. ASPERSSI memproyeksikan pertumbuhan volume penjualan semen sekitar 1-2%, yang dapat ditopang oleh percepatan program pemerintah seperti program 3 juta rumah, Koperasi Desa Merah Putih, Giant Sea Wall, pengembangan IKN, dan agenda pembangunan infrastruktur. Program-program tersebut diharapkan dapat membantu penyerapan kapasitas dan meningkatkan permintaan semen hingga 6,7 juta ton pada tahun mendatang. Di samping pasar domestik, peningkatan aktivitas ekspor juga menjadi peluang penting, dengan pasar tujuan nasional mencakup kawasan Asia Selatan, Asia Tenggara, Oseania, dan sebagian Afrika. Dewan Komisaris mendorong Direksi untuk terus meningkatkan kinerja dan produktivitas, mengembangkan inovasi produk, serta memperluas pasar melalui kegiatan ekspor.
Implementation of Corporate Governance
Dewan Komisaris menilai Direksi dan manajemen telah menjalankan tata kelola perusahaan dengan baik dan optimal sepanjang 2025. Sistem tata kelola Perseroan didukung antara lain oleh Pedoman Perilaku Etika Bisnis, Piagam Audit Internal, Sistem Pelaporan Pelanggaran, Sistem Manajemen Risiko, Sistem Pengendalian Internal, serta kebijakan dan prosedur perusahaan lainnya. Dewan Komisaris juga menjalankan pengawasan melalui rapat koordinasi rutin, pemberian arahan dan rekomendasi, serta partisipasi dalam agenda Perseroan.
Sistem Pengendalian Internal Perseroan dilaksanakan oleh Unit Internal Control System (ICS) dan telah diselaraskan dengan kerangka Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). Sistem Manajemen Risiko dijalankan berdasarkan Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 dengan menerapkan model tiga lini. Hingga 31 Desember 2025, Dewan Komisaris menilai Perseroan telah mengidentifikasi risiko utama dan peluang yang mungkin timbul, mengukur risiko, menyusun rencana pengendalian, serta memonitor tingkat risiko sesuai kebijakan dan prosedur yang berlaku. Implementasi Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System/WBS) juga dinilai berjalan efektif, dengan nihil laporan pelanggaran yang tercatat sepanjang 2025.
Komposisi Dewan Komisaris
Appreciation
Report of the President Director
Find a comprehensive summary of the company’s performance over a given period.
