Pabrik Tuban

    Bekerjasama dengan LIPI pada tahun  2013, pabrik Tuban mendesain area konservasi seluas 111 ha yang terdiri dari area perbukitan dan kolam di desa Mliwang. Berdasarkan studi keanekaragaman hayati yang dilakukan oleh ERM dan LIPI, area kolam  di sekitar daerah tambang tanah liat akan menjadi daerah penyangga ekosistem air. Untuk itu, SBI pabrik Tuban berkomitmen menjadikan area kolam Mliwang yang sebelumnya merupakan tambang tanah liat yang telah ditinggalkan oleh masyarakat sebagai area konservasi. Dari hasil pemantauan 3 tahun terakhir, telah ditemukan peningkatan jumlah individu burung jenis Titihan Australia (Tachybaptus novaehollandiae) yang berjumlah 2 individu menjadi 5 individu dan Itik Benjut (Anas gibberifrons) yang berjumlah 3 individu menjadi 13 individu sedang beraktifitas di kolam Mliwang. Dengan luas area kurang lebih 9 ha, kolam Mliwang  telah berfungsi sebagai habitat dan tempat berkembang biak  bagi jenis burung air.

    Kolam Milwang

    Burung Titihan Australia

    Selain kolam Mliwang, daerah perbukitan yang menjadi area konservasi juga menjadi tempat pengungsian beberapa jenis fauna pada saat musim kemarau. Di daerah perbukitan dijumpai beberapa mamalia seperti monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang termasuk kategori vulnerable berdasarkan daftar merah IUCN (redlist IUCN), landak (Hystrix javanica) yang masuk dalam kategori dilindungi oleh Permen LHK No. 106 tahun 2018 dan mamalia gua seperti  Codot Krawar (Cynopterus brachyotis). Di lahan yang dimiliki oleh PT SBI pabrik Tuban juga menanam beberapa jenis tanaman diantaranya Mahoni daun kecil (Swietenia mahagoni) yang masuk dalam kategori hampir terancam (Near Threatened) berdasarkan daftar merah IUCN (redlist IUCN).

    Grafik jumlah jenis tanaman yang tumbuh di area pabrik Tuban
    Grafik jumlah jenis fauna per golongan yang ditemukan di area pabrik Tuban
    Grafik jumlah individu dua jenis burung air di area konservasi kolam Mliwang